User Experience dan Experience Design

March 28, 2022

User Experience

Pengalaman dari dibangunkan oleh alarm secara substantive berbeda dengan pengalaman dibangunkan oleh sunrise atau ayam berkokok. Pertanyaannya adalah apakah kita bisa membuat sebuah teknologi yang dapat mengerti fitur krusial dari sunrise dan suara ayam berkokok. Manakah yang bisa menghasilkan sebuah experience yang mirip, bahkan saat matahari tidak mau terbit dan ayam tidak mau berkokok.

Faktanya, experience dapat dideskripsikan di awal itu tidak diwujudkan oleh matahari atau ayam, tetapi diwujudkan oleh Philips' Wake-Up Light. Ini merupakan perpaduan antara alarm dan lampu tidur.

Namun demikian, Philips' Wake-Up Light bisa melampaui dari produknya karena berkontribusi tidak hanya satu di aesthetics of things tetapi juga berkontribusi di aesthetics of experiences. Ini merupakan tantangan bagi desainer dan vendor di wajah produk interaktif.

Hassenzahl adalah seorang profesor di Folkwang University, Jerman. Marc mengerjakan riset tentang positive affective dan aspek motivasional pada user experience dan experience design.

From the material to the experiential

Di beberapa studi, Leaf van Boven and colleagues (2010) mengungkapkan lebih jauh stigma di stereotypes. Partisipan mengkarakterkan orang-orang dengan sebuah orientasi material sebagai pribadi egois, insecure atau judgmental. Tetapi orang-orang dengan orientasi experiential mengkarakterkan sebagai humoris, bersahabat, open-minded, pintar, peduli atau ramah. Tampaknya, sikap negatif terhadap materialistic mengindikasikan dari sebuah budaya post-materialistic.

Experience and business

Melalui transformasi ke masyarakat post-materialistic experience mulai berdampak ke bisnis, seperti terindikasi dari buku The Experience Economy (Pine & Gilmore, 1999) or Experiential Marketing (Schmitt 1999).

The evasive beast called User Experience

Experience merupakan konsep yang sangat kaya, dengan sejarah yang panjang dari perdebatan dan banyak usaha-usaha mendefinisikan dia.

Kontruksi dari experience seperti cerita dari pengalaman momen ke momen yang mana itu tidak mudah. Contohnya, pengalaman cenderung meningkat seiring waktu.