Kenapa Jarang Ada Chef Perempuan di Restoran China ?

March 26, 2022

Chef

Para chef perempuan sudah lama jarang terlihat di dapur restoran China. Bahkan, hingga saat ini juga masih sulit dijumpai ketika berada di restoran khusus makanan China.

Di budaya tradisi China, dimana saat makanan-makanan disajikan, para chef atau orang-orang yang memasak di bagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari laki-laki yang bertugas memegang kompor, sedangkan kaum perempuan bertugas di penyiapan bahan-bahan yang diperlukan seperti dimsum dan pembuatan mie.

Pekerjaan yang dilakukan di kompor dan penyiapan bahan-bahan dengan beban berat membutuhkan tenaga fisik yang berlebih. Sehingga pekerjaan seperti itu sering dilakukan oleh laki-laki.

Dimasa lalu, banyak tukang masak di China berfokus pada hubungan mentoring. Artinya, orang-orang yang jago masak merekrut dan mengajari keahlian memasak kepada pekerja. Berapa di antaranya sangat kasar dalam mengajari mereka. Sehingga dari pekerja perempuan cukup kesulitan dalam hal itu.

Dari hambatan-hambatan seperti itu, maka tidak mengherankan industri seperti ini sangat di dominasi oleh laki-laki yang lebih tahan dengan kerasnya pembelajaran menjadi chef.

"Sampai se-dekade ini, Hanya satu perempuan yang saya temukan yang bekerja sebagai chef. Pekerjaannya meliputi bersih-bersih dan beberapa dasar preparasi atau pendorong keranjang dimsum" kata Chun Hung Chan, seorang chef yang sudah bekerja selama 46 tahun dan instruktur Hong Kong's Chinese Culinary Institute selama 28 tahun.