Fungsi dan Contoh File Transfer Protocol (FTP)

April 16, 2022

File Transfer Protocol (FTP)

File transfer protocol (FTP) adalah sebuah protocol komunikasi standar yang digunakan untuk men-transfer file-file dari sebuah komputer server ke komputer client melalui jaringan internet. FTP dibangun dari arsitektur model client-server menggunakan kontrol terpisah dan koneksi data antara komputer client dan server.

Dalam sebuah pertukaran file FTP, dinamakan antara satu komputer dengan komputer lainnya sebagai local host dan remote host. Dimana local host bertindak sebagai komputer pengguna (client) dan remote host sebagai komputer server yang dituju.

Agar komputer dapat terkoneksi melalui jaringan protocol FTP, maka dibutuhkan pada komputer server terpasang sebuah FTP service yang akan melayani setiap request dari komputer pengguna. Komputer pengguna dapat mengakses sebuah jaringan FTP melalui sebuah software FTP atau bisa juga melalui sebuah browser dengan menyertakan protokol FTP sebagai awalannya (ftp://).

Fungsi dari File Transfer Protocol (FTP) adalah untuk menghubungkan sebuah komputer server dengan komputer pengguna (client) dengan tujuan untuk upload dan download file-file yang ada di dalam sebuah komputer server.

Contoh File Transfer Protocol (FTP) yang sering dipakai di komputer pengguna adalah FileZilla. Aplikasi lainnya dari FTP seperti WinSCP, Cyberduck, dan Transmit. Sedangkan FTP service dapat ditemukan seperti Server Manager pada Windows Server dan VSFTPD pada sistem operasi yang berbasis Linux.

Untuk menjalankan FTP pada Windows Server harus di konfigurasi dahulu Roles dan Features pada Server Manager dan pastikan FTP service telah terpasang (ter-install) di FTP Server pada Role Services. Selain itu, pastikan juga firewall windows server anda telah terbuka untuk port FTP. Port FTP secara default ada di port 21.

FTP server merupakan solusi yang digunakan untuk menfasilitasi transfer file melalui jaringan internet. Dalam men-transfer file dikenal istilah upload dan download ke FTP server, dimana upload file berarti men-transfer file dari personal computer (PC) ke sebuah server, sedangkan download file berarti men-transfer file dari sebuah server ke dalam PC. Kontrol upload dan download file dieksekusi oleh perintah bahasa program.

FTP server dapat dianggap sebagai jembatan antara pengirim dan penerima file. Untuk membuat FTP server dapat bekerja dengan benar, dibutuhkan IP address atau domain yang dapat diakses dan terkoneksi dengan PC lain.

Untuk keamanan dari pembobolan file-file di dalam server yang terkoneksi FTP, maka dibutuhkan untuk menggunakan kredensial berupa username dan password disaat upload dan download file. Ini bermaksud untuk mencegah orang lain bisa mendowload dan upload file dari dan ke dalam server.

Hindari penggunaan sub-domain, username dan password yang mudah ditebak, seperti pola ftp@ftp.example.com, tetapi gunakan alamat domain dan username yang sulit ditebak untuk meningkatkan level security transfer melalui FTP.

FTPS dan SFTP merupakan dua pilihan protocol yang lebih aman karena terenkripsi, menambahkan protocol ini ke dalam transfer FTP dapat memproteksi data yang di-transfer secara lebih baik. Hal ini dapat memberi jaminan bahwa file-file sensitif yang dikirim tidak dapat diketahui oleh orang lain, karena file yang dikirim sudah di-enkripsi.

Dalam manajemen akun FTP, seorang administrator FTP sever dapat membuat level akses sub-folder untuk akun pengguna biasa yang lain. Hal ini dapat menghindari akses folder yang tidak diinginkan oleh satu user ke dalam satu folder.

Penggunaan FTP dapat men-transfer file dalam ukuran yang cukup besar, tidak sama dengan pengiriman file melalui email yang sering dibatasi kuota ukuran file yang dikirim. Ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sharing file-file ukuran besar dalam satu tim kerja.